Kanker serviks adalah kanker yang timbul di daerah mulut atau leher rahim. Dalam populasi dunia kanker ini menduduki ranking nomor 2 dalam daftar kanker yang paling sering dialami kaum perempuan (WHO). Sedang sebagai penyebab kematian yang diakibatkan oleh kanker, ia menduduki peringkat ketiga. Sebagian besar angka kematian ini terjadi di negara berkembang (Pecorelli et al., 2003).
Setiap tahunnya sekitar 500.000 perempuan didiagnosa menderita kanker serviks, di antara mereka sekitar 55% akan meninggal karenanya (Parkin et al., 2005). Lebih dari 80% kasus kematian tersebut terjadi di belahan dunia ketiga. Rata-rata pasien berusia 35-55 tahun saat didiagnosa, tapi tidak tertutup kemungkinan usia lebih muda atau pun lebih tua.
Di Indonesia diduga setiap hari ada 41 kasus baru kanker serviks, sekitar 50% akan meninggal karenanya.
Setiap tahunnya sekitar 500.000 perempuan didiagnosa menderita kanker serviks, di antara mereka sekitar 55% akan meninggal karenanya (Parkin et al., 2005). Lebih dari 80% kasus kematian tersebut terjadi di belahan dunia ketiga. Rata-rata pasien berusia 35-55 tahun saat didiagnosa, tapi tidak tertutup kemungkinan usia lebih muda atau pun lebih tua.
Di Indonesia diduga setiap hari ada 41 kasus baru kanker serviks, sekitar 50% akan meninggal karenanya.










